Feb 23, 2016 Djaki Wisata, Wisata Desa
Keseneng (Gemadesa.com) – Bagi para wisata yang senang berpetualang di daerah lereng maupun tebing daerah gunung Ungaran, dan berkeinginan mencari tempat yang alamnya ada air terjunnya masih alami, indah dan sejuk. Sekarang ini tidak perlu harus terfokus pada salahsatu lokasi wisata satu curug. Oleh karena itu, selain curug 7 bidadari, curug Palebur Gongso Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono-Pemkab. Semarang dapat terakses, mudah didatangi dan telah menjadi lokasi destinasi pariwisata (Berdasarkan Surat Keputusan Tingkat Desa Nomor 11 Tahun 2015).
Menurut salahsatu warga desa setempat, Ahmadi menuturkan, dulu baik curug 7 bidadari dan juga curug Palebur Gongso, jalan masuk ke tempat wisata curug daerah tersebut, harus melalui dengan menyusuri jalan setapak. Dan penyusurannya pun dilalui hanya satu orang. Dan untuk sampai ke objek curug tersebut, harus melalui undakan sepanjang sekitar -+500 meter. “Setelah aksesnya telah dibuka dan sudah dibikin jalan, sekarang ini dapat dilalui kendaraan, baik mobil maupun motor, mas,” tutunya pada wartawan gemadesa.com, Sabtu (20/02/2016).
Disinggung soal sejarahnya asal-usul curug, khususnya curug Palebur Gongso, dirinya menceritakan,konon (menurut leluhur orang tua) bahwa legenda curug ini berkaitan dengan cerita Ramayana dan seperti terdapat di Yonif candi gedung songo gunung Ungaran. Dan sekitar kurang lebih satu kilometer dari curug tersebut, terdapat gua yang memiliki kesamaan dan diyakini tempat bertapanya Kumbakarna, yang merupakan adik Rahwana atau Dasamuka. “Manakala Ngalengka diserang oleh Anoman, Rahwana mengirim utusan untuk meminta bantuan pada Kumbakarna. Namun Kumbakarna menolaknya, hal itu dari sifat ksatrianya menilai bahwa yang salah adalah kakaknya, dikarenakan telah menculik istri orang.
Seiring berkembangnya waktu, Ahmadi menuturkan bahwa di tempat Gua Palebur Gongso sering dipakai bertapa oleh orang-orang untuk mencari wahyu ataupun pengharapan. ’’Orang-orang banyak yang datang dan sering bertapa di gua ini. Dan biasanya orang-orang diluar daerah sini, dan biasanya untuk cari petunjuk/wahyu, serta pengharapan untuk mencapai semua apa yang menjadi keinginan mereka,’’ penuturannya. Sementara itu, dilihat dari tektur dan karakteristik guanya terkesan masi wingit, alami dan indah. Apalagi ditambah dengan kesejukan air terjun dilokasi curug, serta di sekitanya dikelilingi pohon hutan. Hal ini menambah daya ekstra perhatian bagi orang-orang yang ingin berkunjung.
“Untuk itu, bagi siapapun yang mau datang untuk berwisata di curug daerah desa Keseneng sudah ada alternatif pilihan. Apakah mau di curug 7 Bidadari atau di curug Palebur Gongso. Keduanya sama-sama memiliki keindahan dan kesejukan alamnya,” katanya sambil promosi.
Fasilitas curug panglebur gongso
1. Area parkir yang cukup luas dan teduh ( untuk sepeda motor )
2. Wisata pemandangan air terjun
3. Kantin / warung
4. Toilet ada 2 berada dilokasi parkir dan dibawah dekat air terjun.
5. Mushola ( baru dibangun ) jika ingin Sholat ada masjid di perkampungan dekat pintu masuk.
Untuk biaya masuk Rp.4.000/2 orang ( sepeda motor + hari biasa ).
.Doc: MTM/GD-N/Media Network Jateng.

MT Mudjaki , Profesional Jurnalis asli semarang . Banyak meluangkan waktunya untuk berburu berita dan menulis terutama berita seputar pedesaan dan potensinya.
|
Today
541Asia/Jakarta002016k
60%
Chance of a Thunderstorm
Scattered thunderstorms. High 29C. Winds light and variable. Chance of rain 60%.
|
|
|
Tomorrow
541Asia/Jakarta002016k
50%
Chance of a Thunderstorm
Partly cloudy with afternoon showers or thunderstorms. High 31C. Winds NW at 10 to 15 km/h. Chance of rain 50%.
|
