Ungaran (Gemadesa.com) - Melatih dan mendidik atlet olah raga karate dalam meraih cita-cita menuju sebuah prestasi juara, pada dasarnya diperlukan ketekunan, keuletan, dan kesabaran. Hal ini seperti apa yang dirasakan oleh anak-anak yang ikut dan terwadai dalam perkumpulan atlet olah raga karatedo ‘INKAI’ Cabang Sumowono, Ungaran-Kab. Semarang, Pimpinan/Sinpai Sersan Mayor (Serma) Sujarwo.
Perkumpulan olah raga yang belum lama didirikannya, mempunyai beberapa prestasi mulai dari tingkat antar sekolah, kecamatan, maupun ditingkat daerah Kota/Kabupaten.
“Disekitar bulan November 2015 yang lalu, ditingkat Pekan Olah Raga Daerah Ambarawa, dari lima anak didik yang diikutsertakan, tiga diantaranya menyabet juara tiga ” kata Sujarwo tersenyum.
Menurut Serma Surjawo, yang diketahui juga merupakan seorang Babinsa aktif Koramil 10 mengatakan, disamping tekun, ulet dan sabar, diri saya melatih dan mendidik anak-anak untuk menjadi atlet berprestasi juara, senantiasa tidak lepas juga menerapkan sistem kedisplinan, keseriusan dan keteguhan mental.
“Dari penerapan sistem tersebut, tidak ketinggalan juga saya tumbuhkan keyakinan psikologisnya, yakni jiwa rasa sportifitas, bertanggungjawab dan saling kebersamaan,” tambahnya, Minggu (18/01/2016).
Sementara itu, anak-anak yang ikut dalam wadah perkumpulan INKAI pimpinannya ada sekitar 35 anak. Dan yang ikut mulai dari anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Mahasiswa. Untuk jadwal latihannya sebulan dua kali setiap hari minggu pukul 08.00-10.00 WIB. Adapun untuk atlet sebagai duta/ikut event lomba, biasanya jadwal latihannya ada ekstra tambahan yakni mulai pukul 08.00-10.00 WIB, dilanjutkan pukul 15.00-17.00 WIB.
Dari ke-35 anak didik tersebut, ada sekitar lima anak yang sering menjadi dan mendapatkan prestasi juara, yaitu; Army Okta Pambayun, Silvia Anggreni, Gloria Elma, Bima Fajar dan Bambang Setyoko.
Tantangan dalam latihan
Dalam setiap melakukan latihan, baik di alam terbuka (lapangan, red) atau menyewa gedung (Balai Desa, red) dengan modal kocek sendiri, ditambah kemandirian iuran dari anak-anak didiknya, sebesar 15 ribu/anak. Demikian pula, manakala ada event/lomba kejuaraan, juga dilakukan dengan cara tersebut.
Untuk peralatan yang digunakan setiap latihan menggunakan peralatan seadanya. “Selama ini bantuan biasanya dari internal orang tua anak-anak yang ikut dalam wadah Inkai ini saja,” jelasnya.
Selanjutnya Sujarwo mengutarakan, bahwa kami yang ada dalam wadah INKAI di wilayah ini punya harapan dan keinginan untuk mengembangkan lebih maju lagi. Termasuk sarana dan prasarananya lebih memadahi dan komplit bagi para atlet.
Saat ditanya soal dana yang dibutuhkan untuk menunjang sarana dan prasana bagi atlet, dirinya menyebutkan kurang lebihnya sekitar 15 juta Rupiah. Dan dana itu akan digunakan, nantinya untukmembeli peralatan, antara lain matras, sarung tangan, protektor kepala maupun dada dll.
“Dengan sarana dan prasana yang memadai , tentunya anak-anak menambah semangat berlatih dan prestasi juara akan bertambah maju, dan juaranya tidak sebatas tingkat daerah, tapi dapat ke tingkat nasional,” harapnya.
.Doc: MTM/JMP@21/GD-N/Media Network Jateng.

MT Mudjaki , Profesional Jurnalis asli semarang . Banyak meluangkan waktunya untuk berburu berita dan menulis terutama berita seputar pedesaan dan potensinya.
|
Today
541Asia/Jakarta002016k
80%
Thunderstorm
Thunderstorms likely. High 31C. Winds N at 10 to 15 km/h. Chance of rain 80%.
|
|
|
Tomorrow
541Asia/Jakarta002016k
50%
Chance of a Thunderstorm
Partly cloudy early. Scattered thunderstorms developing in the afternoon. High 32C. Winds NW at 10 to 15 km/h. Chance of rain 50%.
|
