Jan 09, 2015 Djaki Agrobisnis, Bisnis
Gemadesa.com - Ungaran , Hasil panen dari pengembangan budidaya tanaman buncis Perancis petani Desa Bantir, Sumowono-Ungaran harga dipasaran mengalami anjlog. Hal itu membuat petani setempat mengalami kerugian
yang cukup delematis. Dimana untuk perkilonya saja hanya mencapai nilai kisaran harga Rp.3.500-4.000. Namun sesampai harga pasaran ditangan para pedagang di pasar maupun kelilingan, harganya sudah mencapai Rp.7.000-7.500 perkilonya.
Menurut salahsatu petani Sumowono, Rochim (50) menuturkan, karena adanya tambahan hasil panen yang bersamaan antara buncis Perancis dan buncis Kenya, hingga terlihat hasilnya melimpah.
“Harga buncis Perancis menjadi turun, disebabkan berbarengan dengan hasil panen buncis Kenya. Dan hasil panennya terkesan melimpah ruah,” katanya.
Adapun dari hasil pemantauan media online www.gemadesa .com dilapangan, banyak terjadi pencampuran antara buncis Perancis dan buncis kenya di pasar-pasar. Hal ini untuk meningkatkan keuntungan nilai jual, dan menutupi kerugian, Jumat (09/01/2015).
Sementara ada sebagian pedagang memecah harga keuntungan ke pembeli dengan perhitungan campuran dua jenis buncis tersebut, untuk ¼ kilonya seharga 2.000-2.250 Rupiah.
.Doc: MT.M.

MT Mudjaki , Profesional Jurnalis asli semarang . Banyak meluangkan waktunya untuk berburu berita dan menulis terutama berita seputar pedesaan dan potensinya.
|
Today
541Asia/Jakarta002016k
10%
Partly Cloudy
Sun and clouds mixed. High 31C. Winds N at 10 to 15 km/h.
|
|
|
Tomorrow
541Asia/Jakarta002016k
40%
Chance of a Thunderstorm
Partly to mostly cloudy with a chance of thunderstorms. High 33C. Winds N at 10 to 15 km/h. Chance of rain 40%.
|
