Aug 10, 2014 Gilang Umum, Warta Berita
Gemadesa.com - Organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) merupakan kelompok radikal dari timur tengah yang dianggap menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuannya di Indonesia. Pemerintah Indonesia menyatakan, persoalan ISIS bukanlah masalah agama melainkan ideologi atau keyakinan yang dianggap bertentangan dengan ideologi Pancasila ( baca : Hasil Rapat Kabinet Mengenai Persoalan ISIS Di Indonesia )
Beberapa waktu terakhir ini ISIS menjadi trending topic diberbagai media indonesia dengan video kontroversial yang diunggah melalui Youtube.
Masyarakat dihimbau agar berhati - hati dengan adanya kelompok ISI tersebut, karena setelah berhasil mendapat pendukung massa di Irak dan Suriah, ISIS pun melebarkan sayapnya. Salah satu targetnya adalah Indonesia. ISIS saat ini sedang berusaha memperkuat anggotanya dengan merekrut masyarakat Indonesia dengan berbagai cara.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, Cara perekrutan ISIS yang pertama adalah mengajak bergabung melalui video, masuk ke kampung - kampung, mencari calon potensial, serta berbaur dengan masyarakat.
Setelah itu anggota ISIS akan berkunjung ke rumah - rumah warga untuk menceritakan tentang organisasi serta tujuannya dengan mengajak berjuang dengan seolah atas kepentingan agama.
Tak jarang masyarakat yang ditemui anggota ISIS ikut terperangah dalam mendengarkan cerita tersebut. “Padahal aktivitas organisasi itu melanggar hukum dan yang diajaknya harus bisa tahu baik tidaknya,” ungkap Boy.
Boy menambahkan generasi muda menjadi target utama untuk menjadi anggota ISIS. maka dari itu Polri menghimbau, jika ada yang mengajak, sebaiknya bertanya kepada tokoh agama yang sudah memiliki pengetahuan agama. Sebab ISIS sebenarnya bukan berasal dari paham sebuah agama dan tidak sejalan dengan agama.
Jenderal bintang satu tersebut menghimbau agar anak muda jangan sampai larut dalam pandangan yang tidak berdasar kepada kebenaran yang ada. ISIS adalah kelompok yang berjuang dengan senjata dan pasti akan bentrok dengan negara yang sudah ada. Berikut aksi aksi yang sudah di jalankan oleh ISIS untuk menggalang dukungannya :
1. Pengumpulan Massa di Solo dan Malang
Kelompok yang sepaham dengan ISIS pada 17 Juli 2014 lalu mengumpulkan massa di wilayah Solo . Mereka yang dikumpulkan ini sebanyak 1.000 orang. Orang yang menghadiri acara forum ini adalah pendukung Daulah Islamiyah. Kemudian mereka dibaiat untuk mendukung gerakan ISIS.
Tiga hari kemudian perkumpulan sama juga dilakukan di Dusun Sempu, Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sekitar 500 orang mendatangi deklarasi Ansharul Khilafah di dusun tersebut.
2. Ajakan Lewat Video
Video dengan durasi 8 menit itu diupload di Internet oleh ISIS dengan judul “Bergabung dalam Barisan”. Mereka menyerukan agar umat Islam untuk bergabung dan menyatakan setia kepada kelompok ISIS.
Video itu memperlihatkan seorang pria Indonesia bernama Abu Muhammad al-Indonesi tengah memberikan pesan dengan emosional.
“Keluarkan semua upaya Anda baik dengan menggunakan kekuatan fisik dan keuangan Anda untuk bermigrasi ke Negara Islam, Ini merupakan kewajiban diperintahkan oleh Allah.” kata Abu Muhammad dalam video itu.
3. Menargetkan Napi Teroris dalam Penjara
Dengan muncul foto-foto Abu Bakar Ba’asyir dan napi lainnya sedang dibaiat mendukung pejuangan ISIS di sebuah Mushola pada 18 Juli 2014.membongkar rahasia Kelompok ISIS paling gencar mengincar para napi teroris. Bahkan baiat dilakukan di penjara. Seperti terjadi di Lapas Pasir Putih, Nusa Kambangan, Jawa Tengah.
Pihak Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM langsung menyelidiki adanya baiat tersebut. Dan sebanyak 24 napi teroris sudah dibaiat mendukung gerakan ISIS. Pihak Kemenkum HAM mengakui telah kecolongan karena ada baiat ISIS di penjara.
4. Ajakan melalui Media Mural
Mural ( baca definisi : Mural ) itu terletak di Kelurahan Tipes, kecamatan Serengan, Solo. Tepatnya di pagar selatan supermarket Lotte Mart, Jalan Veteran tersebut digambar oleh beberapa orang pada sekitar 1,5 bulan lalu.
Akhirnya pada Selasa (5/8) kemarin , para warga membersihkan mural berisi lambang, bendera serta tulisan dukungan terhadap organisasi pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi ini.
Selain di kedua tempat tersebut, mural sejenis juga ditemukan di kawasan Kelurahan Danukusuman, Serengan Solo. Sementara pengibaran bendera ISIS juga terjadi di kawasan Kelurahan Semanggi, Pasarkliwon.
(whd/glg/merdeka)

Im Gilang , Cowok asli dari klaten, pernah kuliah di UNS , tertarik dengan bidang organisasi, tekno dan wirausaha . Menjadi contributor di Gemamedia News di kategori berita umum, politik , teknologi.
|
Friday
541Asia/Jakarta002016k
80%
Thunderstorm
Thunderstorms. Low 24C.
|
|
|
Tomorrow
541Asia/Jakarta002016k
80%
Thunderstorm
Thunderstorms likely. High 31C. Winds NNE at 10 to 15 km/h. Chance of rain 80%.
|
